verifikasi

google-site-verification: googlec264d27ca365e62e.html

Sabtu, 08 Agustus 2020

Bingung Pilih Asuransi Kesehatan? Ikuti 5 Tips Ini!

Allianz

Setiap perusahaan asuransi pasti mengklaim dirinya sebagai perusahaan asuransi kesehatan yang bagus. Oleh karena itu, tak heran jika Anda akhirnya malah kebingungan ketika harus memilih produk asuransi yang pas. Tapi, Anda tak perlu cemas karena sebenarnya ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk membantu Anda memilih produk asuransi kesehatan yang sesuai, kok. Simak tipsnya berikut ini, ya!

1.    Pahami dan sesuaikan dengan kebutuhan.

Sebelum memilih produk asuransi, sebenarnya prosesnya dimulai jauh sebelumnya, lho! Yaitu dengan memahami terlebih dulu apa sebenarnya kebutuhan asuransi kesehatan yang sesuai untuk Anda. Misalnya dengan memertimbangkan apakah keluarga Anda memiliki riwayat penyakit tertentu dan seberapa sering Anda bepergian dalam setahun atau malah sebulan. Karena dengan menganalisis kebutuhan, Anda bisa menentukan jenis produk asuransi seperti apa yang paling pas.

2.    Cek asuransi yang sudah dimiliki.

Bagi Anda yang berstatus karyawan perusahaan, cek dulu tunjangan kesehatan berupa asuransi yang disediakan oleh perusahaan Anda, termasuk jenis tunjangan yang disediakan. Contohnya manfaat rawat jalan, melahirkan, rawat inap, dan rawat gigi. Selain itu, cek juga plafonnya – makin tinggi jabatan, biasanya makin tinggi plafonnya. Atau, barangkali perusahaan Anda menyediakan tunjangan kesehatan dengan skema reimbursement.

Apapun jenis tunjangan dan metodenya, sebaiknya Anda memilih asuransi kesehatan di luar tunjangan agar tidak mubazir. Jadi, asuransi dari kantor maupun yang Anda beli secara mandiri akan saling melengkapi. Misalnya, kalau kantor sudah menyediakan asuransi berjenis hospital benefit, Anda bisa pilih asuransi cash plan (santunan harian. Kombinasi ini juga dapat Anda terapkan dengan BPJS Kesehatan. Tentunya, pastikan pula bahwa asuransi yang Anda beli juga bisa digunakan bersama dengan asuransi lain, atau coordination of benefit.

3.    Alokasi anggaran untuk premi.

Premi adalah salah satu syarat penting agar Anda bisa memperoleh manfaat dari asuransi melalui klaim. Besarnya premi sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor. Meski begitu, Anda bisa siapkan anggaran sebesar 5-10% dari pemasukan rutin Anda untuk membayar premi asuransi. Contohnya, bagi Anda yang bergaji Rp 4 juta, Anda bisa alokasikan Rp 200 ribu s.d Rp 400 ribu untuk premi setiap bulannya.

4.    Cermati manfaat dan pasal perkecualian dalam polis.

Ketika Anda masih memilih produk asuransi, pastikan terlebih dulu apa saja coverage atau manfaat yang diberikah produk asuransi tersebut, lalu sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Di samping itu, pastikan juga bahwa Anda telah memelajari dan memahami pasal perkecualian yang terdapat di dalam polis, seperti pre-existing condition atau kondisi penyakit yang sudah ada sebelum Anda membeli produk asuransi.

5.    Lakukan perbandingan dengan produk lain.

Seperti yang barangkali sudah Anda ketahui, ada banyak pilihan produk asuransi kesehatan di pasaran yang dapat Anda temui. Jadi, Anda tak perlu terburu-buru memilih dan lakukan perbandingan antara satu produk dengan produk lain untuk membantu Anda memilih produk asuransi kesehatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Semoga dengan mengikuti berbagai tips di atas, Anda bisa mendapatkan produk asuransi kesehatan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.[V1] 

0 komentar:

Posting Komentar